KKN 29 Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura

https://tanahmerahdajah.blogdesa.net/2019/01/kkn-29-utm.html

Program Kuiah Kerja Nyataa (KKN) Universitas Trunojoyo Madura merupakan salah satu bagian dari kurikulum mahasiswa program pendidikan S-1. Melalui program ini
mahasiswa Universitas Truojoyo Madura dihrapkan maampu mendorong empati mahasiswa, dan dapat memberikan sumbangan penyelesaian persoalan yang ada di masyarakat. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi civitas akademika Universitas Trunojoyo Madura bagi Masyarakat, industry, pemerintah daerah dan kelompok masyarakat yang ingin mandiri secara ekonomi maupun sosial. KKN 29 UTM merupakan kelompok peserta mahasiswa yang diterjunkan di Desa Tanah merah Dajah secara mandiri sebagai bentuk peran mahasiswa untuk secara aktif mengetahui potensi dan permasalahan yang ada pada desa tersebut dengan menerapkan tema “Diversifikasi Produk Olahan Jagung untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Tanah Merah Dajah ” dalam bentuk kegiatan pengabdian. Kelompok KKN 29 terdapat 14 mahasiswa, terdiri dari 8 mahasiswi dan 6 mahasiswa yang berasal dari berbagai macam program studi. 14 mahasiswa tersebut yaitu : Umar Faruq (Sastra inggris), Miftahul Risky (Pendidikan IPA), Noortiti Chahya Ningrum (PGSD), Ainur Rohmah (PGSD), Farhana Manzilina (PGSD), Mulati Kunsaleha (Pendidikan IPA), Ma’rifatul Umamah (Pendidikan IPA), Nurul Kholidiyah (PGPAUD), Dian Akmala (Ilmu Komunikasi), Imam Wahyudi Yasin (Ilmu Hukum), Moh Ryan A.P. (Ilmu Hukum), Suhaimy (Ilmu Hukum), Ismail (Agribisnis).

KEGIATAN MAHASISWA KKN 29 UTM

A. MERAJUT ASA MELALUI PENDIDIKAN

Pada zaman sekarang pendidikan sangat penting untuk menunjang masa depan yang lebih baik, tapi pada kenyataanya masih banyak anak bangsa yang tidak bisa mendapatkan pendidikan yang layak, banyak anak-anak yang yang sudah bekerja karna keterbatasan ekonomi, sementara kita ketahui anak-anak itu adalah yang akan melanjutkan bangsa ini pada kedepannya, dan apa yang akan terjadi pada bangsa kita jika generasi penerusnya tidak mendapat pendidikan yang semestinya.
Perlunya kesadaran pada setiap warga Indonesia akan pentingnya pendidikan melalui Program Mengajar, Kelompok KKN 29 Universitas Trunojoyo Madura mencoba untuk membangkitkan semangat belajar siswa- siswi Sekolah Dasar di sekitar Desa Tanah Merah Dajah, kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu di 2 SD Desa Tanah Merah Dajah. Program mengajar dilaksanakan di SDN Tanah Merah Dajah 1 pada tanggal 7- 11 Januari, kemudian dilanjutkan di SDN Tanah Merah Dajah 2 pada tanggal 14- 18 Januari.
Pada Program Mengajar yang diadakan oleh Kelompok KKN 29 UTM menggandeng Pihak sekolah SDN Tanah Merah Dajah 1 sebagai tempat pelaksanaan Program Pengenalan Hidroponik, yang dihadiri oleh siswa kelas tinggi SDN Tanah Merah Dajah 1. Dalam program pengenalan Hidroponik ini Kelompok KKN 29 berharapa agar siswa di Desa Tanah Merah Dajah mendapatkan ilmu baru mengenai Hidroponik, manfaat Hidroponik, serta cara penanaman Tanaman Hidroponik itu sendiri.

B. Tanah Merah Dajah “Zero Narkoba”

Maraknya kasus penyalahgunaan narkoba di Kota Santri (Bangkalan) 
harus diwaspadai masyarakat. Jika merujuk data, kasus penyalahgunnaan narkoba mulai Januari-Oktober 2018 ada 225 kasus. Hanya saja, polisi belum berhasil tangkap bandar narkoba. Perlunya kesadaran kita akan bahaya narkoba agar teman dan keluarga serta orang terdekat kita tidak mencicipi barang haram yang satu ini.  Selain itu slogan Say No to Drugs”harusnya selalu terngiang di benak kita, sehingga kita bias jauh dari narkoba.
Selasa (22/1) tepatnya di Dusun Pos Desa Tanah Merah Dajah, menggelar sebuah acara penyuluhan Bahaya Narkoba. Dalam kegiatan ini seluruh warga Desa Tanah Merah Dajah beserta aparatur Desa lain, bersama- sama mensukseskan acara tersebut. Acara yang dikemas dengan kegiatan Penyuluhan dan dihadiri oleh tiga pemateri utama, yang mengulas bahaya narkoba dari 3 sudut pandang, yaitu medis, hukum, serta agama.
Menurut H. Kafrawi selaku kepala Desa Tanah Merah Dajah mengungkapkan bahwa kegiatan yang diadakan oleh kelompok KKN 29 ini sangatlah bermanfaat bagi warga sekitar. Dengan adanya kegiatan ini membuat warga mengetahui akan bahaya narkoba dari 3 sudut pandang tersebut. Beliau berharap bahwa dimasa yang akan datang tidak akan ada lagi warga Desa Tanah Merah Dajah yang terjerat narkoba.

C. PEMERSATU PEMUDA TANAH MERAH DAJAH

Sabtu dan Minggu (5- 6 Januari 2018), Pertandingan persahabatan Volly (Sparing) Tim Tanah Merah Dajah yang dilaksanakan sebagai kegiatan untuk mempererat silaturahmi serta pemersatu warga antar desa, yang dilaksanakan di lapangan volly Dusun Tanah Merah Dajah. Sabtu (5/1) pertandingan sparing antara Tim
Tanah Merah Dajah dengan Tim Blega sekaligus digunakan KKN 29 sebagai momen penyerahan Papan Skor dalam pembukaan pertandingan tersebut.   Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk output Program Pelatihan Karang Taruna guna membentuk sistem kekeluargaan di daerah Tanah Merah Dajah khususnya Dusun Pos. 
Menurut warga sekitar kegiatan ini sangat perlu dilaksanakan sebagai kegiatan yang mampu menjadi wadah pemuda pemudi dalam menyalurkan hobi dan bakat. Pertandingan sparing dilanjutkan esok harinya melawan Tim Desa Banyu Besi, Minggu (6/1).

D. MEMBUAT PRODUK BERSAMA WARGA

  1. BIOGAS

Berikut ini adalah dokumentasi proses pembuatan Biogas….!!siapa tahu teman teman mau coba di rumah…. 😀 😀kuyyy…. kuyy…..

  • Pada dasarnya Kotoran sapi yang digunakan untuk dijadikan Biogas menggunakan kotoran sapi yang segar (Fress from the open 😂😂😂). Sebelumnya perlu dicampur dengan air sehingga bertekstur seperti bubur.
  • Beri sedikit air, perbandingan kotoran sapi dengan air adalah 2:1. Jika menggunakan wadah seperti digambar jangan air + kotoran sapi jangan sampai full memenuhi seluruh wadah.
  • Tambahkan Ragi sebagai  pemercepat fermentasi kotoran sapi menjadi Gas Metana. Pada dasarnya pembuatan Biogas bisa dilaksanakan tanpa perlu menambahkan Ragi, namun jika ditambahkan dengan ragi proses fermentasi kotoran sehingga menjadi Gas lebih cepat 4 hari.
  • Aduk rata campuran kotoran sapi, air dan ragi sampai rata, kemudian tutup rapat wadah tersebut, tunggu sampai wadah yang digunakan terasa mengembang. Gunakan wadah yang rapat serta berwarna gelap sehingga udara tidak mudah keluar masuk serta tidak terpancarkan sinar matahari.
  • Setelah seminggu atau lebih bisa kalian cek apakah wadah tersebut telah terisi Gas Metana. Tenang saja teman- teman gas ini tidak berbau seperti kotoran sapi.

  • Semoga postingan ini bermanfaat…
    silahkan mencoba…!!!
    byee… byee…. 👍 👋 👋 👋
    Kalau masih penasaran cek video berikut…. 👇👇👇

2. PUDOT INICORN

Rabu (09/1), warga Dusun Pos Desa Tanah Merah Dajah melaksanakan sosialisasi pembuatan Produk Unggulan Pudot Inicorn
yang terdiri dari jelly dan susu dengan bahan utama jagung. Pudot Inicorn  merupakan suatu inovasi yang diberikan oleh kelompok KKN 29 UTM kepada warga Dusun Pos sebagai produk unggulan Desa Tanah Merah Dajah melihat dari tanaman utama yang sering ditanam oleh penduduk, salah satunya adalah jagung. Sosialisasi yang dikemas dengan tampilan Demo Memasak sehingga warga lebih mudah untuk memahami bagaimana proses serta bahan-bahan dalam pembuatan Pudot Inicorn, dihadiri oleh Ibu- ibu serta remaja di sekitar Dusun Pos  berjalan dengan lancar dan sukses,  dilihat dari antusias warga Ibu- ibu yang hadir serta pertanyaan yang diajukan sekitar Produk Unggulan Pudot Inicorn.